Apa itu Tren Sustainable Fashion di Kalangan Young Shoppers?

Aku berkesempatan menghadiri Jakarta Fashion Week 2018 mengintip koleksi wearable fashion dari Sustainable Fashion dari industri fashion Swedia. Fashion show ini hasil kolaborasi Kedutaan Swedia di Indonesia, dengan Swedish Fashion Council. Berbagai line up dengan tema Sustainable Swedish Fashion Show: Uniforms for Dedicated, House of Dogmar, dan Hopes Stockholm. Ketiga brands ini adalah yang saat ini paling konsisten menghasilkan produk fashion yang mengutamakan sustainable fashion demi industri fashion.

Brands yang mengusung gaya produksi sustainable fashion, terus berupaya memproduksi bahan, pakaian dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Kolaborasi ini bertujuan menginspirasi para pelaku industri fashion untuk mulai memerhatikan.

Sepulangnya dari Swedish Fashion Show di JFW2018 tadi, aku jadi makin penasaran, apa sih maksudnya sustainable fashion itu? Bedanya apa dengan produk industri fashion pada umumnya? Selama ini yang aku tahu tentang makna sustainable ini kan sesuatu yang berkelanjutan, yang biasanya hanya aku dengar dari bahasan tentang bisnis, atau lingkungan.

Nah makanya pada hari ke-2 JFW2018, aku tertarik banget mengikuti workshop tentang sustainable fashion  ini. Workshop di hari Senin, 23 Oktober dengan pembicara dari H.E Johanna Brismar Skoog, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Pauline Storm Gunner sebagai perwakilan dari Swedish Fashion Council, dan Michelle Tjokrosaputro, designer sekaligus CEO PT Dan Liris yang mewakili industri fashion Indonesia yang mementingkan sustainable fashion. Dari workshop ini aku menjadi tahu, ternyata tidak cuma industri produksi aja yang memikirkan bagaimana tanggung jawabnya atas limbah produksi, ternyata dunia fashion pun demikian. Singkatnya, sustainable fashion itu sebagai bentuk seni untuk merawat bumi kita.

Merasa pengetahuan baru yang didapat dari workshop dan melihat langsung produk dari sustainable fashion itu pun masih kurang, aku semakin jadi keasyikan mencari bacaan artikel dan blog mengenai bagaimana sih keseriusan negara Swedia mengangkat tema sustainable fashion di negaranya sendiri? Berbagai gerakan digencarkan oleh Pemerintah juga berbagai pemerhati industri fashion di Swedia, hingga yang terakhir secara rutin mereka mengadakan “Sustainable Fashion Swedish Evening”. Berbagai upaya lain dilakukan untuk menyebarkan virus kebaikan untuk fashion ini ke berbagai penjuru di dunia.

Sekarang sustainable style sudah mendapat titik cerah, karena banyak sekali brands dengan niche market yang semakin digandrungi anak muda. Young shoppers yang modern ini sudah lebih sadar dan punya rasa ingin tahu dari mana produk yang mereka gunakan berasal. Mereka ingin tahu lebih banyak tentang ‘bagaimana’ dan ‘siapa’ yang membuat pakaian favorit yang digunakan. Yuk mulai peduli bagaimana cerita maupun proses di balik produksi pakaian yang kita kenakan sehari-hari.

Advertisements

About lolitalavietha

Lolita Lavietha is a social networking enthusiast who believes the social media with its creative content is the future of communication. Lolita lives in Jakarta, and loves running the extra miles and improve her diving experience. Reach Lolita at: Twitter & Instagram: lavivrie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: